Bagikan

TV10Newsgrup.Com, Pati – Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), Jumat (13/9), telah menghadiri rapat koordinasi pembahasan bantuan dari pemerintah berupa benih jagung untuk Kelompok Tani (Poktan) Hutan Sukobubuk Rejo, Desa Sukobubuk, Margorejo.

“Kalau untuk Poktan dan kepentingan masyarakat, kan sangat baik. Kelompok tani hutan sosial Insya Allah bisa tersupport dapat bibit jagung”, tutur Saiful Arifin.

Sebab menurut Wakil Bupati, lokasinya juga memang cocok untuk jagung.

“Terlebih saat ini kan harga komoditas yang cukup baik adalah jagung. Kondisi pasar cukup baik. Selain itu, menanam sesuatu memang harus kita pikirkan hasil setelah panennya”, terang Wakil Bupati.

Selain itu, Wakil Bupati juga meyakini bahwa apabila ditanami apapun, kalau sudah panen ternyata harganya tidak maksimal, justru kasihan petani.

“Kalau ditanami tanaman yang harganya tidak bagus, hasilnya kan sayang. Yang penting bisa menanam dan hasilnya dimanfaatkan petani.

Kebetulan saat ini harga jagung masih cukup baik”, jelas Wakil Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pati Muhtar Efendy mengatakan bahwa bantuan benih jagung ini memang sudah sesuai dengan petunjuk pelaksanaan.

“Pertama, harus diusulkan oleh kelompok tani. Kelompok tani hutan kemarin memang masih multitafsir, karena institusi pembinaan kelompok petani hutan kan sebenarnya bukan Dinas Pertanian dan Peternakan”, ujarnya memulai penjelasan.

Maka melalui rapat tersebut, akhirnya disiimpulkan, perlunya pembuatan rujukan acuan, bahwa poktan hutan boleh diberi bantuan benih jagung dari pemerintah melalui Kementan.

“Dengan catatan, Poktan diketahui kepala desa dan diverifikasi oleh tim teknis.

Oleh kerena itu, tim teknisnya dari petugas Dispertan dan Dinas kehutanan. Dan juga disahkan oleh kepala desa yang mengetahui legalitas jumlah petani, luas lahan, lokasi dan sebagainya”, tegas Muhtar Efendy.

Apabila usai diverifikasi ternyata layak, pihaknya akan mengusulkan ke Kementan melalui Dispertan Provinsi Jateng. Sehingga tim Kementan baru menerjunkan tim validasi.

“Kalau sudah layak, sesuai administrasi, benih jagung bisa langsung diberikan”.

Selama acara itu, ada Wakil Bupati Pati, hadir pula dalam kegiatan ini terutama Penasihat TP4D Kajari, Ketua TP4D Kasi Intel Kajari, PP Kom Bantuan Perbenihan, Irjen Kementan dan tim terkait”, pungkasnya. (@gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 4 =