Bagikan

TV10Newsgrup.Com, Pati – Ditempat inilah Terpilih menjadi salah satu finalis dalam lomba desa wisata tingkat Provinsi Jawa Tengah, Kades Tunggulsari beserta jajaran serta pengelola Pantai Mina Mangrove hari ini bersilaturahmi ke Bupati Pati Haryanto.

Adapun maksud dari tujuan ini adalah bersilaturahmi, untuk meminta doa restu, arahan serta dukungan guna menghadapi lomba desa wisata.

Maka Bupati Haryanto pun menyambut baik kedatangan mereka, Jumat (19/07).

Selain itu, Bupati Pati menyampaikan bahwa lomba desa wisata ini, berbeda dengan kompetisi di bidang olahraga.

“Sebab, aspek – aspek yang dinilai ada banyak item. Mulai dari konsep, kekompakan hingga semangat pengelola dalam meng-explore potensi desa”, kata Bupati.

Untuk diantara sekian banyak konten dalam Pantai Mina Mangrove, Bupati Pati berkata bahwa ada salah satunya adalah budidaya Nila Salin.

Menurut keterangan Bupati Pati, tentang hal ini cocok sebab Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu merupakan salah satu desa yang tengah mengembangkan nila salin.

“Disinilah Pantai Mina Mangrove ini bagus, sebab saat itu, banyak orang yang berlomba – lomba melakukan penghijauan di wilayah pantai.

Hal ini nanti disampaikan juga, apakah mangrovenya hanya sebagai penahan ombak, atau sudah benar – benar berfungsi sebagai bagian dari wisata?

“Oleh karena itu, Apakah sudah bernilai ekonomis apa belum? Itu jangan lupa disampaikan”, tutur Bupati Pati.

Sementara Layaknya Desa Talun, yang telah mendapat SK tentang desa wisata, apabila nanti Desa Tunggulsari mendapat juara, jangan sampai berhenti di situ saja.

“Saya hanya bisa mendukung dan merestui. Semoga dalam lomba nanti, menang dan mendapat juara.

Adapun dana desa itu digunakan untuk pengembangan. Banyak spot selfie, apalagi di dekat pantai, wah pasti banyak orang suka”, tegas Haryanto.

Dikesempatan kali ini, Kepala desa Tunggulsari Jarot Supriyanto Menyebutkan bahwa pantai wisata yang baru dibuka per tanggal 23 Juni 2019 sudah dikenal masih sangat asri dan alami.

Ia pun berterima kasih dan merasa bersemangat dengan wejangan dan arahan yang diberikan Bupati Pati.

Selama Dalam perlombaan yang akan di gelar di Semarang ini, Kepala desa Tunggulsari mengaku akan membawa 50 orang mulai dari jajaran perangkat desa, PKK, karang taruna, kelompok mangrove serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Disana nanti, kami akan membawa display ikan nila salin air asin. Selain itu, yang kami unggulkan adalah ikon Pati yakni ikan nila salin, bandeng inovasi dan mangrove”, cetus Jarot.

“Sekali lagi, Ia menambahkan, 50 personil yang dibawanya tersebut, terbagi menjadi tim kesenian, tim stand, tim inti serta para suporter.

“Semoga dengan restu dan dukungan dari Bupati Pati, kami akan usahakan lebih maksimal dan nanti biar mendapat juara 1”, tandasnya. (@gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × three =