Bagikan

TV10Newsgrup.Com, Nganjuk – Kita mempunyai keyakinan bahwa keterlibatan keluarga adalah yang utama, terutama bagi orangtua di satuan pendidikan atau tempat berlatih sebagai atlit.

Untuk tempat anak agar berlatih memiliki berperan besar dalam keberhasilan.

Selama hubungan yang positif antara keterlibatan orangtua memiliki dampak yang positif bagi kesejahteraan psikososial ini, maka yang di lakukan Serka Misbahul Imam Bamin dalam Komsos Koramil 0810/04 Berbek.

Memang tidaklah mudah bercita-cita menjadi atlet profesional yang akan kerap unjuk gigi di ajang perlombaan seperti Setia Ramadhan Haqiqi (16 th) pelajar kelas X SMU anak dari Serka Misbahul Imam yang ingin mengharumkan nama orang tua dan Bangsa dan Negara.

Meskipun sudah berbagai event kejuaraan yang dia ikuti seperti kejuaraan di tingkat provinsi hingga tingkat nasional tentunya harus disadari juga bahwa olah raga bukan cuma sebatas hobi.

Akan tetapi perlu didukung juga dengan kecerdasan, fisik yang kuat, bakat, minat dan kebiasaan hidup sehat serta memiliki sportivitas yang tinggi.

Seperti Sportivitas sangatlah diperlukan apalagi sebagai atlit, disini Setia Ramadhan Haqiqi anak dari Serka Misbahul Imam sering mengikuti turnamen di berbagai kota hingga luar provinsi, hal tersebut sangat membutuhkan fisik dan mental yang kuat untuk menghadapi hasil turnamen baik itu kemenangan atau kekalahan bahkan terkadang seringkali di remehkan karena berasal dari atlit daerah, Senin (17/06).

“Yang tak kalah penting juga, adalah support keluarga khususnya orang tua baik berupa dukungan semangat maupun biaya yang harus dikeluarkan.

Oleh karena itu, Serka Misbahul Imam berusaha memberikan segalanya demi membahagiakan sang buah hati.

Stigma itu pun seakan terbukti kebenarannya, mengenai biaya yang dikucurkannya untuk menunjang pendidikan dan prestasi dari cabang olahraga Karate sang anak cukup banyak jika dihitung secara keseluruhan.

Biayanya bisa menjadi besar, karena Setia Ramadhan Haqiqi mulai mengikuti latihan dan berbagai turnamen karate mulai dari kelas 3 SD.

Semua ini Intensitas latihan yang tinggi, gaji pelatih, hingga asupan berbagai vitamin, merupakan sejumlah faktor yang membuat biaya membengkak.

Apalagi bila sedang banyak turnamen yang sedang berlangsung baik provinsi maupun tingkat nasional maka biaya yang dibutuhkan akan meningkat seperti meliputi biaya persiapan latihan, transportasi dan akomodasi.

Meski mengeluarkan uang dengan jumlah besar, Serka Misbahul Imam tidak ambil pusing. Dia menganggap semua pengorbanannya itu adalah demi membahagiakan sang anak.

“Dengan perjuangan dan Pengorbanan Serka Misbahul pun berbuah manis. Setia Ramadhan Haqiqi yang kini duduk di kelas X SMUN 2 Nganjuk telah memperoleh puluhan piagam, tropi dan medali hasil kemenangan pertandingan yang diikutinya sejak kelas 3 SD.

Tetapi semua itu tidak lantas membuat mereka puas dan berdiam diri. Masih banyak rintangan yang harus dilalui agar Setia Ramadhan Haqiqi dapat mewujudkan cita citanya sebagai seorang atlit tingkat nasional.(@gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × four =