“Nyawiji Mbangun Pati Kang Mukti” Bupati Pati Acara Rutin Istighotsah

0
43
Bagikan

TV10Newsgrup.Com, Pati – Untuk selama Kegiatan rutin istighotsah ini telah kembali digelar Kamis malam (23/8) di Pendopo Kobupaten Pati Jawa Tengah.

Selama acara Kegiatan doa bersama ini diikuti oleh para Ulama dan Umaro, Forkopimda, para pimpinan OPD, pimpinan Kemenag, FKUB, DPRD, TNI-Polri, dan perwakilan dari sejumlah Ormas Keagamaan dan Organisasi Wanita.

Maka dengan acara rutin ini digelar dua bulan sekali, menurut Bupati Haryanto. menyinggung tentang masih banyaknya provokasi bernada rasis terhadap masyarakat Papua.

Hal ini menurutnya merupakan upaya memecah-belah bangsa, banyaknya provokasi yang bertebaran juga ia khawatirkan dapat memancing isu negatif.

“Kadang kita ini, mudah diadu domba karena pengaruh media sosial. Kita jangan sampai terpengaruh, Marilah tetap mempertahankan kebersamaan, NKRI adalah harga mati,” tegas Bupati Haryanto.

Sementara itu, Bupati Pati berkata di Pati sendiri juga ada warga asal Papua yang hidup damai berdampingan dengan masyarakat setempat.

“Oleh karena itu, Warga keturunan Papua yang sekolah di Pati juga cukup banyak, di SMP dan SMA Kayen ada beberapa.

Tetapi mereka sudah jadi keluarga di sini. Istrinya asli Papua suami dari sini atau sebaliknya,” terang Bupati Pati.

Ditambahkan lagi, Haryanto mengajak masyarakat khususnya peserta istighosah untuk bersama-sama mendoakan persatuan dan kesatuan bangsa, Jumat (23/08).

Selain kegiatan istighosah rutin ini merupakan satu wujud senjata untuk melawan upaya pihak tertentu yang ingin merusak persatuan.

“Untuk kebersamaan semacam ini merupakan senjata sebagai tolak bala agar melindungi kita dari upaya oknum yang hendak memecah belah bangsa. Jangan dikira pertemuan semacam ini tidak bermakna,” kata Haryanto.

Disinilah Bupati juga mengingatkan kembali akan tema peringatan Hari Jadi Ke-696 Kabupaten Pati.

Ia menyebut, tema “Nyawiji Mbangun Pati kang Mukti” artinya bersama-sama bersatu membangun Pati yang sejahtera.

“Semoga kita bersama tetap bersatu padu, guyub rukun dan Jangan mau dipecah-belah,” tandasnya. (@gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seven + sixteen =