Bagikan

TV10Newsgrup.Com, Pati – Selama kegiatan rapat konsultasi (Rakon) Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pati 2019 di Pendopo pada hari Rabu (30/01), Bupati Pati Haryanto tegaskan agar dana ADD juga bisa dimanfaatkan untuk  pemberdayaan.

Hal ini dikarenakan, pembangunan berbasis Sumber Daya Manusia (SDM) cenderung sulit lantaran harus bertahap dan dilakukan secara kontinyu.

Oleh Sebab itu, meski warga masyarakat sudah dibina dan diberikan pemahaman akan mudah lupa, karena tergerus dengan informasi baru yang begitu cepatnya tentang arus informasi secara online yang bisa diakses melalui gawai atau smartphone.

Selain itu” ada perbedaan dengan pembangunan fisik atau infrastruktur yang mudah dilakukan ketika sudah direncanakan dan dianggarkan pasti bisa dilaksanakan,”kata Bupati.

Untuk itu arus informasi yang semakin cepat saat ini, pembangunan SDM sangat perlu agar masyarakat tidak larut dalam informasi yang beredar.

Sementara ini bupati H.Haryanto S.H,M.M,M.S.i Menghimbau untuk warga masyarakat harus berhati-hati dengan perkembangan tersebut, terlebih yang memiliki media sosial seperti facebook, twitter dan sebagainya.”sebelum ingin membagikan informasi yang beredar harus diketahui terlebih dulu apakah itu benar dan tidaknya.

“Karena saat ini untuk merekayasa informasi mudah sekali bagi yang ahli IT, untuk bisa mengatur bagaimana orang tertarik dan percaya informasi yang disajikan meski bohong,” Tegas Bupati.

Dengan kondisi demikian, Haryanto mengharapkan untuk Pemerintah Desa bisa memaksimalkan ADD yang ada dialokasikan untuk program pemberdayaan. Oleh karena itu, ia meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) maupun pihak terkait agar bisa bersinergi, karena sering kali program pemberdayaan masih disampingkan dan dianggap tidak perlu.

“Jangan sampai program pemberdayaan yang dianggarkan pada penggunaan ADD tidak pernah dilakukan meski dianggarkan. Terlebih yang memang ditujukan untuk TP PKK,” Ungkap Haryanto.

Ditempat yang sama, Bupati pati mencontohkan bahwa sering kali Tugas Pokok dan Fungsi Tupoksinya tidak ada pada TP PKK Seperti keluarga berencana yang mana TP PKK dituntut untuk menekan pertumbuhan penduduk.

Di kesempatan ini, pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada TP PKK yang telah membantu pelaksanaan dan sosialisasi program kerja bagi masyarakat.

“Serta tugas lainnya yang sering dilakukan TP PKK merupakan program pemerintah,” imbuh Bupati.

Demikian juga, ketua TP PKK Kabupaten Pati Musus Indarnani Haryanto mengatakan, agenda rutin tahunan ini adalah sebagai tindak lanjut pada rakon tingkat provinsi beberapa waktu lalu.

Untuk Rakon ini diharap menjadi ajang koordinasi, komunikasi, dan evaluasi antara TP PKK di tingkat kecamatan dan desa. “Sehingga TP PKK terus tumbuh berkembang serta memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat Kabupaten Pati,” ujar istri bupati Pati.

“Musus juga mengatakan, berbagai program TP PKK telah berjalan lancar dan selalu sinergi. “Tetapi dengan koordinasi ini diharapkan bisa lebih tepat sasaran, terarah dan terealisasi lebih baik lagi,” Pungkasnya.(Agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − 1 =